Read Time:2 Minute, 4 Second

Dukungan suporter Timnas Indonesia meninggalkan kesan bagi Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu merasa sangat dihargai sejak kedatangannya pada akhir 2019 lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh PSSI.

Pelatih Tim Nasional Indonesia Shin Tae-yong menyapa suporter Timnas Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (1/6/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Timnas Indonesia baru saja memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Skuad ‘Garuda’ lolos berkat menjadi salah satu dari lima runner up terbaik di Pra-Piala Asia 2023.

Selain pemain, Shin Tae-yong kini menjadi figur populer bagi suporter Indonesia. Ia dianggap mampu meningkatkan performa Timnas Indonesia meski mengandalkan mayoritas pemain muda.

Sadar animo suporter begitu tinggi, Shin lalu membuat akun Instagram agar bisa berinteraksi dengan para fan Timnas Indonesia. Bahkan, pelatih asal Korea Selatan itu kerap menyaksikan video pertandingan timnas ketika dihadiri penonton sebelum pandemi Covid-19.

Shin Tae-yong memimpin pemusatan latihan Timnas U-19 di Korea Selatan. Foto: PSSI

“Shin Tae-yong sangat tahu [dicintai suporter Indonesia] dan sangat senang pada suporter Indonesia, baik di media sosial maupun di lapangan,” ucap Media Officer PSSI, Bandung Saputra di acara ‘Twitter Spaces kumparan-STY Tetap Latih Timnas Senior, Strategi Jitu?’, Jumat (17/6).

Namun, Bandung Saputra menyayangkan ketika Shin baru saja resmi memimpin Timnas Indonesia, lalu ada pandemi Covid-19. Sehingga, skuad ‘Garuda’ tak bisa didukung langsung oleh suporter.

Sementara dalam acara yang sama, La Grande Indonesia yang diwakili Ilham menuturkan alasan mereka mencintai Shin Tae-yong. Salah satunya karena ia menjadi pelatih asing timnas senior pertama dari Asia, sehingga kecocokan dari segi budaya maupun arus informasi antara suporter dan pelatih asal Korea Selatan itu.

La Grande Indonesia saat bertandang ke Filipina. Foto: La Grande Indonesia

“Mungkin dari budaya dan arus informasi memengaruhi kecintaan suporter Indonesia kepada coach Shin Tae-yong. Karena mungkin budaya kita hampir mirip, budaya timur,” ucap Ilham.

Selain itu, Shin Tae-yong juga sempat populer di Indonesia saat masih melatih timnas negaranya. Skuad Korea Selatan asuhannya berhasil menumbangkan Jerman di Piala Dunia 2018.

“Kepopuleran Korea Selatan saat mengalahkan Jerman di Piala Dunia juga menjadi modal Shin Tae-yong jadi lebih dikenal di Indonesia.” tandasnya.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia. Foto: PSSI

Kini, Shin Tae-yong mengemban tugas berat dalam setahun ke depan. Pelatih 52 tahun itu akan menjadi pelatih Timnas Indonesia di tiga kelompok umur, yakni senior, U-23, dan U-19.

Shin Tae-yong mengaku tidak masalah menangani tiga tim sekaligus. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menilai bahwa sistem seperti ini harus dikembangkan lebih lanjut.

“Sampai saat ini tidak ada masalah. Dengan begitu, saya bisa lebih mendalami sepak bola Indonesia,” tutur Shin dalam keterangan resmi PSSI, Sabtu (18/6).

“Saya memang merasa lelah, tapi bagus ya, mulai dari U-19, U-23, dan senior. Sistem seperti ini harus dikembangkan lebih. Walaupun capek, harus benahi,” pungkas Shin.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.