breaking news

Gagal Cetak Sejarah Pelatih Maroko Enggan Bicarakan Nasib

June 26th, 2018 | by bento bento
Gagal Cetak Sejarah Pelatih Maroko Enggan Bicarakan Nasib
Sport
0

KALININGRAD – Walau sempat merepotkan beberapa tim besar, Portugal dan Spanyol, ternyata nasib baik belum berpihak pada Maroko. Perjuangan tak kenal menyerah belum cukup untuk Maroko mencetak sejarah di pesta sepak bola sejagat.

Sepanjang laga penyisihan Grup B, penampilan wakil Afrika itu tidak terlalu buruk. Melawan Iran di pertandingan pertama, anak asuh Herve Renard hanya kalah 0-1. Tapi kekalahan itu terjadi akibat gol bunuh Aziz Bouhaddouz pada masa injury time sebelum laga usai.

Selanjutnya Portugal yang dibuat kerepotan. Kalau saja Cristiano Ronalo tak mampu mencuri gol di menit-menit awal, Maroko bisa menyudahi pertandingan skor imbang.

Nasib kurang beruntung kembali terjadi ketika bertemu Spanyol. Sempat unggul 2-1 lewat gol yang dicetak Khalid Boutaib (14) dan Youssef En-Nesyri (81), Maroko gagal memetik kemenangan pertama setelah Iago Aspas menyamakan kedudukan. (Baca juga : Gol Pemain Pengganti Selamatkan Spanyol dari Kekalahan)

Renard menganggap capaian yang diraih anak asuhnya sudah sangat baik. Bisa dibilang aksi pemain Maroko di Rusia ini kurang beruntung.

“Untuk saat ini kami menikmati momen itu. Saya akan memikirkan soal masa depan nanti,” ucap pelatih asal Prancis itu seperti dikutip Reuters, Selasa (26/6/2018).

Renard memang sempat ditanyakan media usai pertandingan mengenai masa depannya setelah gagal membawa Maroko ke fase knock out. Ia sama sekali enggan memikirkan soal nasibnya dan menyerahkan semuanya pada federasi. (Baca juga : Imbang Dibantu VAR, Fernando Hierro Akui Spanyol Beruntung)

“Mari kita tunggu sampai akhir Piala Dunia 2018. Ini adalah pengalaman luar biasa. Kami telah belajar banyak dalam tiga pertandingan. Kami belajar apa itu bermain bermain di tingkat yang sangat tinggi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *