Persib Latihan Tanpa Bojan Hodak, Asisten Ungkap Kendala

Persib Bandung memulai kembali latihan atau dalam masa jeda Liga 1 2023-2024 yang panjang sekitar dua minggu lebih ke depan. Sesi latihan Persib pada Kamis (8/2/2024) digelar di Lapangan Sarana Olahraga Ganesha (Saraga) ITB Bandung, tanpa pelatih kepala Bojan Hodak.

Dikabarkan asistennya Goran Paulic, Bojan Hodak harus pergi ke luar negeri untuk keperluan pribadi. Pelatih asal Kroasia itu akan kembali dalam dua hari ke depan. Selama Hodak absen, Goran Paulic akan memimpin latihan tim Persib dibantu staf pelatih lainnya, Miro Petric dan Yaya Sunarya.

Dalam pantauan sesi latihan itu, juga tak ada Marc Klok dan Edo Febriansah. Keduanya mendapatkan libur karena sama sekali belum menjalani libur pasca-memperkuat timnas Indonesia di Piala Asia 2023.

Persib punya banyak waktu jelang menatap laga lanjutan melawan Barito Putera pada 23 Februari mendatang. Paulic mengatakan, timnya akan terlebih dahulu menganalisis pertandingan terakhir saat ditahan imbang Persis Solo, 4 Februari di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Itu merupakan hasil yang penuh penyesalan karena Maung Bandung sempat terlebih dahulu unggul 2-0 sebelum disamakan 2-2. Alhasil, Persib mengalami puasa kemenangan dalam empat laga terakhirnya.

“Pertama-tama kami harus mengevaluasi apa yang terjadi di laga terakhir, mencari di mana letak kesalahannya untuk diperbaiki,” kata Paulic. “Untuk laga melawan Barito, mungkin baru akan difokuskan pada 10 hari mendatang dan kami akan lihat, tetapi yang pasti bukan dari sekarang karena harus memperbaiki dulu apa yang terjadi pada laga terakhir,” katanya.

Paulic ungkap kendala yang harus dijalani tim saat jeda panjang di tengah kompetisi. Jeda di Liga 1 ini lain dari yang lain. Baru saja comeback bertanding di awal Februari, liga kembali berhenti. Staf pelatih harus menyusun program mengatur stabilitas kondisi pemain, menyesuaikan ritme dengan jadwal pertandingan terdekat.

“Masalahnya, biasanya ketika kami memasuki masa jeda, katakanlah 20 hari, kami ada dua sampai tiga kali jeda di paruh musim ini, kami memberi pemain waktu libur dua sampai tiga hari untuk istirahat dan pemulihan,” katanya.

Pemain harus menjalani latihan berat di depan, dasarnya untuk memperbaiki kondisi fisik secara terus-menerus hingga hari pertandingan tiba. “Lalu, kami memulai latihan perdana dengan perlahan dan menjadi lebih berat di hari berikutnya dengan dasar latihan fisik. Setelah itu, baru di pekan berikutnya kami berlatih taktik,” katanya.

Sumber : Kompas.com