Read Time:1 Minute, 43 Second

Presiden Rusia Vladimir Putin lagi-lagi bikin dunia heboh. Ia telah mengumumkan mobilisasi militer parsial di Rusia untuk perang tujuh bulan di Ukraina. Ia bahkan memperingatkan itu ‘bukan gertakan’.

Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara itu pada hari Rabu (21/9), Putin mengatakan dia membela wilayah Rusia dan bahwa Barat ingin menghancurkan negara itu.

Dia mengatakan Rusia akan menggunakan semua cara yang ada untuk melindungi wilayahnya. Termasuk memberi kode bahwa akan menggunakan senjata nuklir untuk invasinya.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan kepada media pemerintah bahwa Putin akan membuat 300 ribu personel tambahan. Mereka dipanggil untuk bertugas dalam kampanye militer Rusia di Ukraina.

Sontak para pemimpin negara dan organisasi global angkat suara soal pernyataan Putin tersebut. Berikut di antaranya:

Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia tidak percaya dunia akan mengizinkan Vladimir Putin untuk menggunakan senjata nuklir. Ia berjanji untuk melanjutkan pembebasan wilayah Ukraina yang direbut oleh pasukan Rusia.

NATO

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa mobilisasi militer Putin adalah retorika nuklir yang “berbahaya dan sembrono”. Kepala NATO juga memperingatkan bahwa lebih banyak pasukan akan meningkatkan konflik di Ukraina.

Inggris

Pidato Putin adalah eskalasi perang yang mengkhawatirkan di Ukraina dan ancamannya harus ditanggapi dengan serius. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Inggris Gillian Keegan. “Jelas, itu adalah sesuatu yang harus kita anggap sangat serius karena, Anda tahu, kita tidak memegang kendali – saya juga tidak yakin dia memegang kendali, sungguh. Ini jelas merupakan eskalasi,” kata Keegan kepada Sky News.

Amerika Serikat

Amerika Serikat menanggapi ancaman terselubung Presiden Rusia Vladimir Putin yang “tidak bertanggung jawab” untuk menggunakan senjata nuklir secara “serius”. “Ini adalah retorika yang tidak bertanggung jawab bagi kekuatan nuklir untuk berbicara seperti itu. Tapi itu tidak biasa untuk bagaimana dia berbicara selama tujuh bulan terakhir dan kami menganggapnya sangat serius,” kata John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Jerman

Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck mengatakan itu adalah langkah buruk dan salah. “Tentu saja akan kami diskusikan dan konsultasikan secara politis mengenai bagaimana menanggapinya,” jelasnya. Juru bicara pemerintah juga mengatakan bahwa referendum palsu Rusia di Ukraina tidak akan pernah diakui.-

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.