breaking news

Surat Cinta ManCity ke MU dan Liverpool Berupa Trofi EPL image_title

April 16th, 2018 | by bento bento
Surat Cinta ManCity ke MU dan Liverpool Berupa Trofi EPL image_title
Sport
0

Manchester City berhasil menjuarai Premier League musim 2017/18. Kepastian itu didapat usai Manchester United kalah dari West Bromwich Albion 0-1, Minggu 15 April 2018 atau Senin dini hari WIB.

Semakin sakit, karena MU kalah di kandang sendiri, Old Trafford. Ketika wasit meniupkan peluit akhir, seluruh pemain dan staf ManCity bersorak.

Vincent Kompany, selaku kapten ManCity, bahkan merayakannya di depan televisi bersama beberapa orang.

Memang, layak bagi para pemain ManCity merayakan gelar ini secara besar-besaran. Sebab, gelar Premier League yang diraih ManCity musim ini layaknya sebuah peringatan untuk Manchester United dan Liverpool.

Ada sebuah pesan yang diberikan oleh ManCity, bahwa MU dan Liverpool jangan terlalu lama hidup di masa lalu. Ya, memang benar.

Di era Premier League, Liverpool belum pernah juara. Sedangkan, MU sudah juara 13 kali di era Premier League.

Namun, usai Sir Alex Ferguson mundur dari jabatan manajer, prestasi MU merosot. Tak ada lagi trofi Premier League yang mampir.

Saat MU mengalami penurunan, ManCity justru menjelma jadi monster yang begitu menakutkan. Sejak 2008, ManCity sudah juara Premier League sebanyak tiga kali.

Jelas, statistik ini patut diwaspadai oleh MU, sebagai pemegang gelar juara kompetisi divisi tertinggi terbanyak di Inggris.

Terlebih, di musim ini, berbagai rekor sudah ditorehkan oleh ManCity. Salah satunya adalah kemenangan beruntun ManCity dalam 18 laga.

“Ini musim pemecah rekor, semua untuk fans! Kami sungguh bahagia dan bangga bisa memberikan prestasi ini kepada fans yang sudah memberikan dukungan luar biasa. Saya tahu, sepekan terakhir begitu sulit, tapi di masa yang bersamaan kami bangkit,” tegas Kompany dilansir situs resmi klub.

Keberhasilan ManCity meraih gelar Premier League pun dikomentari oleh manajer MU, Jose Mourinho. Menurut Mourinho, ManCity layak menjadi juara Premier League musim ini.

“Saat seorang jadi juara, maka itu sudah layak. Mereka memang layak juara,” kata Mourinho dikutip Sky Sports.

Hasil minor yang diraih MU saat jamu West Brom, layaknya sebuah kado untuk ManCity. Namun, Mourinho menolak label tersebut.

“Jangan bilang ManCity juara karena dapat kado dari kami. Tak adil bagi mereka,” ujar Mourinho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *