Read Time:1 Minute, 46 Second

Sopir Transjakarta Tewas Ditusuk, Pelaku Kesal Ponselnya yang Jatuh Terlindas

TEMPO.COJakarta – Pelaku penusukan terhadap seorang sopir Transjakarta, Randi Pramono, 30 tahun, hingga tewas ditangkap.

Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan pelaku melakukan aksinya karena kesal ponselnya terlindas oleh korban. “Jadi saat kejadian tersangka (berkendara) di depan, handphone-nya jatuh. Kebetulan korban melintas di belakangnya,” kata Budi Sartono di Jakarta, Kamis, 24 November 2022 dikutip dari Antara.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 22 November 2022 sekitar pukul 23.30 di Jalan raya Bogor KM 26, Ciracas, Jakarta Timur. Saat itu korban hendak pulang setelah bekerja.

Menurut Budi, sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban karena pelaku meminta ganti rugi atas ponselnya yang terlindas. Namun, tidak terjadi kesepakatan.

Tak lama kemudian AR menikam korban pada bagian dada menggunakan badik yang dibawa, lalu melarikan diri ke arah kawasan Ranco, Jakarta Selatan.

“Senjata barang buktinya dibuang di daerah Ranco. Pelaku saat kejadian dalam keadaan mabuk. Jadi bukan geng motor atau apa. Tapi karena kesalahpahaman,” ujar Budi.

Pada saat kejadian, AR bersama seorang rekannya. Namun, berdasarkan hasil penyidikan teman pelaku tersebut tidak terlibat melakukan pembunuhan dan hanya berstatus sebagai saksi.

“Tersangka kami kenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” ucap Budi.

Kronologi Penusukan Pramudi Bus Transjakarta

Kapolsek Ciracas Komisaris Jupriono mengatakan penusukan sopir Transjakarta ini terjadi pada Selasa pukul 23.30 WIB. “Keterangan saksi ada dua motor, termasuk motor korban,” kata Jupriono di Jakarta, Rabu, 23 November 2022 dikutip dari Antara.

Sekitar pukul 23.19 WIB ada dua orang saksi yang melihat korban sedang mengobrol dengan seseorang.

Jupriono menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas, sebelum tewas Randi juga sempat terlibat cekcok dengan seorang pengendara sepeda motor.

Korban dan pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kemudian terlibat perkelahian.

Sekitar 10 menit setelah perkelahian itu warga mendapati Randi yang saat kejadian mengenakan jaket PT TransJakarta sudah dalam keadaan terkapar. Sedangkan pelaku sudah melarikan diri.

“Korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan. Dari hasil olah TKP yang sudah kita lakukan telepon korban hilang. Untuk sepeda motor korban masih ada,” ujar Jupriono.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.