breaking news

Soal Pendapatan MU Juaranya, Bukan ManCity

May 18th, 2018 | by bento bento
Soal Pendapatan MU Juaranya, Bukan ManCity
Sport
0

Premier League musim 2017/2018 sudah berakhir dan memunculkan Manchester City sebagai juaranya dan rival sekota, Manchester United sebagai runner-up. Meski berhasil menyabet gelar juara, ternyata The Citizens tetap kalah dari MU. Mengapa bisa begitu?

City memang tampil sebagai juara Premier League musim ini. Tapi dari segi bisnis, MU lah penguasanya. Ya, manajemen Setan Merah mendapat keuntungan terbesar dari hak siar Premier League.

Menurut laporan Standard, operator Premier League memberikan sejumlah dana subsidi kepada klub yang memiliki rating tertinggi dalam penyiaran. Dari sektor ini, MU mampu mengalahkan City.

Dalam laporan Standard, City disebut mendapatkan keuntungan dari hak siar sebesar £149,4 juta, atau setara dengan Rp2,83 triliun.Catatan ini ternyata lebih kecil dari yang MU dapatkan. Tercatat MU menerima keuntungan dari hak siar sebesar £149,8 juta, atau senilai dengan Rp2,85 triliun.

Di urutan ketiga pendapatan terbesar dari hak siar adalah Liverpool. Armada The Anfield Gang menerima pendapatan sebesar £145,9 juta (Rp2,77 triliun). Kemudian, ada Arsenal yang mendapat keintungan sebesar £142 juta (Rp2,70 triliun), dan Chelsea di urutan kelima dengan keuntungan £141,7 (Rp2,69 triliun).

Sementara itu, West Bromwich Albion yang terdegradasi (finis di posisi paling bawah) mendapat keuntungan hak siar paling kecl. Manajemen The Baggies hanya mendapat keuntungan £94,7 juta, atau senilai Rp1,8 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *