breaking news

Nikmati Liburan Anda, Jangan Ada Lagi Hari-hari Tanpa Tidur

June 9th, 2018 | by bento bento
Nikmati Liburan Anda, Jangan Ada Lagi Hari-hari Tanpa Tidur
Health
0

Jakarta –
Liburan sebentar lagi tiba. Bagi banyak orang ini adalah kabar baik. Namun bagi beberapa orang, menjelang liburan adalah masa-masa yang penuh kecemasan, ketegangan dan bisa menyebabkan stres. Pasalnya, beberapa deadline harus diselesaikan sebelum waktu liburan tiba. Akhirnya, waktu tidur pun harus dikorbankan untuk mengejar deadline.

Hal ini terjadi pada Becky Chiang (45), seorang pengusaha dari Surabaya. Ia mengaku rutinitas sehari-harinya sebagai wirausahawan menuntut dirinya untuk memiliki banyak energi untuk mengurus pabrik miliknya. Ditambah, ia juga aktif di salah satu yayasan yang membuatnya menjadi penanggung jawab beberapa acara.

“Hari-hari menjelang liburan seperti ini merupakan hari yang melelahkan bagi saya karena saya harus bergegas agar produksi selesai dalam waktu yang lebih cepat. Saya juga harus mengelola setiap aspek perusahaan dari atas ke bawah. Di saat-saat sibuk seperti inilah saya sering mengalami gangguan tidur,” ujarnya.

Becky mengatakan bahwa biasanya ia tidur pukul 9 malam. Namun ketika liburan menjelang dan semua harus selesai sebelum liburan, ia sering terbangun tengah malam karena khawatir ada sesuatu yang terlewatkan mengenai deadline ataupun acara yang sedang ia tangani.

“Saya lalu bangun untuk membuat catatan dan di sinilah masalah saya datang, saya tidak bisa tidur lagi sampai pagi,” katanya.

Apakah Gangguan tidur bisa membahayakan kesehatan?

Ditemukan fakta, stres berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan tidur yang jika dibiarkan akan menganggu kesehatan badan dan mental. Sebuah penelitian mengungkapkan kurangnya kewaspadaan karena kurang tidur dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Dipicu oleh kesibukan, gaya hidup yang tidak sehat, tekanan hidup, juga penggunaan komputer dan ponsel secara berlebihan, insomnia disebut sebagai masalah tidur paling umum yang dialami masyarakat modern.

AMLIFE mempunyai konsep: “Memulihkan Kesehatan Melalui Tidur”

Di Malaysia, Amlife yang mempunyai kepedulian akan kesehatan melalui tidur telah merilis survei tentang tidur dan menemukan bahwa 6 dari 10 orang memiliki pola hidup yang tidak sehat. Misalnya begadang dan menghabiskan banyak waktu bermain ponsel yang menyebabkan mereka kesulitan untuk tidur nyenyak. Sebuah survei membuktikan 9 dari 10 orang memiliki gangguan tidur. Sementara di Indonesia, survei menemukan bahwa 15% orang Indonesia tidak cukup tidur.

Kondisi yang berkepanjangan akibat dari kurangnya tidur yang nyenyak dapat menyebabkan menurunnya produktivitas dan masalah kesehatan yang serius, seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kualitas tidur Anda.

1. Ciptakan ritual tidur yang menenangkan

Aktivitas menenangkan sebelum tidur atau menghindari dari cahaya terang (mematikan lampu) dapat membantu anda untuk menghindari kegiatan/aktivitas yang dapat mengurangi kualitas tidur bahkan dapat memicu berkurangnya jam tidur anda.

2. Hindari tidur siang

Seringkali kita merasakan kantuk yang luar biasa pada siang hari selama bulan puasa. Namun jika Anda menyadari bahwa anda sulit tidur di malam hari, kurangi kebiasaan tidur siang, meski hanya sekejap dan isilah waktu dengan aktivitas yang menyenangkan.

3. Hindari penggunaan ponsel atau laptop di tempat tidur

Kelenjar pituitari di tubuh kita menghasilkan melatonin, yaitu hormon alami yang dilepaskan ke dalam darah di malam hari. Hormon ini diketahui sangat sensitif terhadap cahaya dan diungkapkan dari berbagai penelitian, hormon melatonin dapat menekan pertumbuhan tumor. Oleh karena itu hindari penggunaan ponsel dan laptop di tempat tidur serta matikan lampu didalam kamar agar tubuh dapat mengeluarkan hormon melatonin lebih maksimal. Efeknya, tentu saja tidur akan lebih nyenyak dan tubuh menjadi lebih sehat.

4. Olahraga teratur

Melakukan olahraga teratur akan melatih tubuh anda untuk mencegah stres, termasuk merespons perubahan fungsi dan fisiologi tubuh, seperti detak jantung yang lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Olahraga akan membantu mengembalikan fungsi tubuh menjadi normal dan terlebih lagi yang sangat penting adalah dengan olahraga teratur akan membantu meningkatkan kualitas tidur kita.

5. Sesuaikan suhu kamar

Suhu ruangan yang ideal dapat membantu orang untuk tidur lebih baik. Ahli saraf Johns Hopkins University, Dr Rachel Salas, MD, mengutip sebuah studi dari National Sleep Foundation yang menyebutkan bahwa suhu ruangan terbaik adalah sekitar 18-22 derajat celcius.

Ahli dari American Academy of Sleep Medicine menyarankan untuk mengatur kamar tidur senyaman mungkin dan menjaga kamar tidur dari kebisingan.

6. Tidur di kasur dan bantal yang nyaman

Pastikan kasur Anda nyaman. Amlife International, spesialis kesehatan tidur dari Malaysia menyadari pentingnya kenyamanan kasur dan bantal untuk meningkatkan kualitas tidur setiap hari. Amlife memiliki matras dengan teknologi terapi listrik biopotensial untuk membantu memuluhkan kesehatan dan kualitas hidup secara alami dengan meningkatkan kualitas tidur yang baik dan nyenyak.

Kembali ke pengalaman Becky, ia sudah mencoba banyak produk kesehatan/suplemen, pakaian ion negatif dan produk lainnya. Namun yang menjadi masalah, ia sering lupa dan tidak disiplin untuk mengonsumsi atau menggunakannya, sampai ia menemukan matras Amlife yang mudah digunakan dan efektif dalam membantu memulihkan kesehatan melalui kualitas tidur yang lebih nyenyak.

Ia mengatakan bahwa matras Amlife sangat efektif untuk membantu memulihkan gangguan tidurnya dan membuatnya menjadi lebih bertenaga, segar dan energik sehingga meningkatkan produktivitas dari aktivitasnya sehari-hari dengan lebih baik dari sebelumnya.

“Betul sekali, tantangan terbesar dari banyak orang dalam menggunakan produk kesehatan adalah mengonsumsi atau menggunakannya secara disiplin. Mengapa begitu? Karena kita sering lupa. Tapi, apakah kita pernah lupa tidur? Tentu tidak,” ujar Lew Mun Yee, pendiri Am Life International, membenarkan pernyataan Becky.

“Oleh karena itu, kami menciptakan matras Amlife yang bertujuan untuk membantu Anda memiliki tidur yang sehat dan berkualitas melalui terapi alami tanpa pengobatan, tanpa suntikan, dan tanpa efek samping,” lanjut Lew.

Matras ini juga membantu mendorong proses penyembuhan alami tubuh dan memberikan terapi yang paling mendasar bagi orang modern dengan pendekatan perawatan kesehatan melalui tidur. Bahkan matras ini bisa membantu mengatasi akar penyebab penyakit yang kita alami dari pola hidup yang tidak sehat.

Amlife dikembangkan bersama dengan para pakar teknologi Jepang, sebuah matras perawatan tidur yang memanfaatkan terapi listrik Biopotensial dan termoterapi yang terbukti secara ilmiah membantu memperbaiki kesehatan secara menyeluruh.

Pada dasarnya, terapi listrik Biopotensial ini membantu mengembalikan sel-sel ke fungsi yang optimal. Fungsi termoterapi adalah untuk menyelimuti pelanggan dengan kehangatan yang menenangkan dan nyaman ke mode tidur nyenyak di mana tubuh dapat mulai memperbaiki dan menyembuhkan dirinya sendiri.

Matras listrik Biopotensial yang diimpor dari Jepang ini merupakan matras yang membantu kesehatan tidur dan dapat digunakan di rumah, membantu memulihkan kesehatan secara alami serta membantu melakukan terapi penyembuhan yang tepat bagi mereka yang mengalami gangguan tidur.

Berasal dari Jepang, sejak 1928 dengan 40 tahun studi klinis, terapi listrik Biopotensial telah diakui dan disertifikasi oleh Kementerian Kesehatan Jepang sebagai teknologi kesehatan yang dapat memperbaiki 8 gejala, antara lain sakit kepala, insomnia parah, nyeri bahu/leher, sembelit, gangguan pencernaan, tangan dan kaki dingin, nyeri saraf/otot, dan kelelahan kronis.

Untuk menjaga kualitas, produk ini telah melewati beberapa pengecekan yang sangat ketat, termasuk ISO 9001: 2008 International Quality Management. Selain itu, matras ini telah disertifikasi sebagai alat medis oleh badan sertifikasi medis dan Kementerian Kesehatan Jepang serta Kementerian Kesehatan Malaysia dan Taiwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *