breaking news

Karius Diancam Mati, Polisi Liverpool Bergerak

May 29th, 2018 | by bento bento
Karius Diancam Mati, Polisi Liverpool Bergerak
Sport
0

LIVERPOOL – Polisi Liverpool mengonfirmasi tengah intens melindungi kiper Liverpool, Loris Karius dan keluarganya yang mendapat ancaman pembunuhan setelah melakukan blunder saat Liverpool dikalahkan Real Madrid pada final Liga Champions, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB.

Dilansir laman independent.co.uk, Karius beserta kelurganya mendapat teror dari orang tak dikenal selama dua hari bertutur-turut melalui media sosial. Beruntungnya pihak polisi langsung bergerak cepat dan segera menangani kasus ancaman dari oknum tak bertanggung jawab tersebut.

“Saat ini, kami sangat memperhatikan postingan media sosial ini. Pelanggaran akan diselidiki. Petugas menyadari sejumlah komentar dan ancaman yang dilakukan melalui media sosial kepadanya (Karius), ujar departemen kepolisian Merseyside

“Polisi Merseyside ingin mengingatkan pengguna media sosial dari setiap pelanggaran termasuk ujaran kejahatan dan perilaku yang mengancam akan diselidiki.” terangnya.

Sementara itu, Karius sebelumnya juga sudah meminta maaf kepada tim khususnya kepada penggemar karena tampil buruk dan sangat mengecewakan di laga itu.

Karius sangat menyesal karena melakukan dua kesalahan mahal dan mengakui pada hari Minggu bahwa dia sedang berjuang untuk tidur. bahkan dia juga mengaku tak bisa tidur setelah pertandingan final horor untuk dirinya

“Saya tidak bisa tidur nyenyak sampai sekarang. Penampilan buruk itu masih berputar di kepala, lagi dan lagi. Saya benar-benar minta maaf kepada rekan tim, untuk Anda penggemar, dan untuk semua staf. Saya tahu bahwa saya mengacaukannya dengan dua kesalahan dan membiarkan Anda semua,” ujar Karius.

“Seperti yang saya katakan, saya hanya ingin memutar kembali waktu tetapi itu tidak mungkin. Ini bahkan lebih buruk karena kami semua merasa bahwa kami bisa mengalahkan Real Madrid dan kami sempat dalam permainan yang bagus untuk waktu yang lama,” terangnya

“Terima kasih kepada penggemar luar biasa kami yang datang ke Kiev dan menahan punggungku, bahkan setelah pertandingan. Saya tidak menganggap remeh dan sekali lagi menunjukkan pada saya betapa besar keluarga kami. Terima kasih dan kami akan kembali dengan lebih kuat,” jelas pria 24 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *