breaking news

Grup F: Swedia Masih Minim Produktivitas Gol Lini Depan

June 7th, 2018 | by bento bento
Grup F: Swedia Masih Minim Produktivitas Gol Lini Depan
Sport
0

MOSCOW – Swedia telah ambil bagian dalam 11 putaran final Piala Dunia, dengan hasil terbaik saat menjadi tuan rumah pada 1958. Mereka dikalahkan Brasil 2-5 di final pada 29 Juni 1958. Blagult (si Biru-Kuning) -julukan timnas Swedia- juga pernah mencapai urutan ketiga di Amerika Serikat pada tahun 1994.

Di Piala Dunia 2018, Swedia terjebak di Grup F bersama Jerman, Korea Selatan, dan Meksiko. Ini menjadi grup berat bagi Swedia yang kehilangan pemain besar Zlatan Ibrahimovic yang pensiun. Krisis ketajaman terlihat saat Pasukan Janne Andersson melakukan uji coba melawan Denmark yang berkesudahan 0-0 di Friends Arena, Solna, Sabtu (2/6/2018).

Sepanjang 2018, Swedia melakukan lima kali uji coba, dan hasilnya hanya sekali menang, dua imbang, dan tiga kali tumbang. Mirisnya, dari lima laga tersebut, Blagult hanya mampu mencetak tiga gol saja!

Swedia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah menyingkirkan Italia dalam laga play-off dua leg. Menang 1-0 di Solna, dan imbang 0-0 di San Siro, Milan. Satu gol cukup untuk membawa mereka ke Rusia.

Tim: Swedia
Kode tim: SWE
Julukan: Blagult (Biru-Kuning)
Tahun berdiri: 1904
Peringkat: 23
Asosiasi: Svenska Fotbollforbundet (SvFF)
Pelatih: Janne Andersson
Kapten: Andreas Granqvist

Histori

Jejak ke Rusia
Swedia menempati peringkat 2 Grup A kualifikasi Zona Eropa dengan 19 poin, tertinggal empat angka di belakang jawara grup Prancis. Blagult menyingkirkan Belanda di grup tersebut dengan selisih gol meski memiliki poin sama. Sebagai runner-up, Swedia mendapat tiket play-off dan mengalahkan Italia 1-0 secara agregat, dalam pertarungan dua leg yang menegangkan. Swedia telah membuktikan dalam kualifikasi bahwa mereka mampu keluar dari situasi sulit di pertandingan kompetitif.

Peluang di Piala Dunia 2018
Pelatih Janne Andersson teliti dalam persiapannya, dan memiliki kebiasaan mendapatkan hasil yang dia butuhkan meskipun sumber daya yang dimilikinya terbatas. Setidaknya dia dan pasukannya akan mencoba lolos dari grup. Jika selesai sebagai runner-up di bawah favorit Jerman, mereka kemungkinan besar akan menghadapi Brasil di babak 16 besar.

Penampilan terbaik di Piala Dunia
Runner-up: 1958

Skuat Piala Dunia 2018
Kiper: Karl-Johan Johnsson (Guingamp), Kristoffer Nordfeldt (Swansea), Robin Olsen (FC Copenhagen).

Belakang: Ludwig Augustinsson (Werder Bremen), Andreas Granqvist (Krasnodar), Filip Helander (Bologna), Pontus Jansson (Leeds), Emil Krafth (Bologna), Mikael Lustig (Celtic), Victor Lindelof (Manchester United), Martin Olsson (Swansea).

Tengah: Viktor Claesson (Krasnodar), Jimmy Durmaz (Toulouse), Albin Ekdal (Hamburg SV), Emil Forsberg (Leipzig), Oscar Hiljemark (Genoa), Sebastian Larsson (Hull City), Marcus Rohden (FC Crotone), Gustav Svensson (Seattle Sounders).

Depan: Marcus Berg (Al Ain), John Guidetti (Alaves), Isaac Kiese Thelin (Waasland-Beveren), Ola Toivonen (Toulouse).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *