Read Time:1 Minute, 14 Second

Ducati serta KTM masih terlibat dalam menyelesaikan teka-teki teknisi mereka untuk musim depan, dan langkah terbaru adalah perekrutan Massimo Branchini oleh pabrikan Italia.

Branchini telah lebih dari 10 tahun bekerja untuk skuad KTM-Ajo. Tahun depan ia diproyeksikan terjun ke MotoGP sebagai crew chief Johann Zarco di tim satelit Ducati, Pramac Racing.

Pertukaran engineer ini dimulai dengan bergabungnya pembalap tim pabrikan Ducati Jack Miller ke KTM pada musim 2023. Ia memboyong serta crew chief-nya saat ini, Christian Pupulin.

Lalu kedatangan Enea Bastianini ke skuad Bologna’s Bullet sebagai pengganti Miller mengindikasikan teknisinya di Gresini Racing Alberto Giribuola akan turut serta. Namun, sang engineer akan memperkuat KTM tahun depan.

Hal ini memaksa Bastianini bergerak cepat dan meminta kepala mekanik Johann Zarco saat ini, Marco Rigamonti, untuk bergabung dengannya di tim utama Ducati pada MotoGP 2023.

Langkah itu membuat Zarco harus mencari crew chief pengganti Rigamonti. Di Misano ia mengatakan “Saya tahu dengan siapa saya akan bekerja, tetapi untuk saat ini saya tidak dapat mengungkapkan namanya.”

Johann Zarco, Pramac Racing

Motorsport.com memahami bahwa teknisi baru pembalap asal Prancis tersebut tak lain adalah Massimo Branchini, yang pernah bekerja dengan Zarco di KTM-Ajo ketika meraih dua gelar juara dunia Moto2.

Branchini sekarang adalah manajer teknis pemimpin klasemen Moto2 2022 Augusto Fernandez, yang musim depan akan promosi ke MotoGP dengan memperkuat GasGas Factory Racing.

Dengan tambahan ini, semua pembalap Ducati telah memiliki crew chief untuk menghadapi MotoGP 2023, kecuali Alex Marquez, yang masih menunggu keputusan tim soal teknisinya di Gresini Racing.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.