breaking news

Dua Alasan yang Bisa Bikin Pochettino Gagal Berlabuh di Madrid

June 3rd, 2018 | by bento bento
Dua Alasan yang Bisa Bikin Pochettino Gagal Berlabuh di Madrid
Sport
0

MADRID – Mauricio Pochettino menjadi kandidat kuat suksesor Zinedine Zidane di Real Madrid. Namun, peluang mendapatkan pelatih Tottenham Hotspur itu bisa terganjal sejumlah faktor yang tidak mendukung.

Pochettino mencuri perhatian petinggi Madrid karena mampu menerapkan skema permainan indah serta mengembangkan bibit pemain muda di Spurs.

Di samping itu, berkat tangan dingin sang pelatih, Spurs mampu merusak tatanan Big Four Liga Inggris. Dalam kurun tiga tahun terakhir, Spurs selalu finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions.

Namun, ada dua hal yang bisa menjadi penyebab gagalnya Pochettino mengarsiteki Madrid musim mendatang. Pertama, Pochettino baru saja memperpanjang kontrak bersama Spurs hingga 30 Juni 2023.

CEO Spurs Daniel Levy merupakan negosiator paling ganas di dunia sepak bola. Dia dipercaya akan menjadi batu sandungan Madrid merebut pelatih asal Argentina itu. Levy tak akan mau melepas Pochettino dengan begitu mudah.

Diperkirakan akan terjadi tarik-menarik dengan Madrid soal harga untuk mendatangkan Pochettino. Hingga akhirnya Madrid pun diprediksi tak akan jadi merekrut Pochettino karena harganya yang sangat mahal.

Hal itu pun diutarakan langsung oleh jurnalis sepakbola ternama Rik Sharma yang dilansir dari laman express.co.uk.

“Ada masalah dengan Pochettino, salah satunya adalah kontrak yang dia tandatangani seminggu yang lalu. “Ini akan sangat, sangat mahal untuk membuatnya keluar dari Spurs,” kata Sharma, Sabtu (2/6/2018).

Kedua, Pochettino belum sekalipun meraih trofi sejak melatih klub selama sembilan tahun terakhir. Dalam kurun waktu itu dia sudah melatih Espanyol, Southampton dan Spurs. Hal ini akan menjadi batu sandungan lainnya. Bagaimana mungkin dia akan mengambil hati para pendukung Madrid tanpa gelar selama melatih sebuah klub? Bagaimana mungkin pemain Madrid percaya dengan kemampuan Pochettino?

Memang, Zidane juga hampa gelar ketika pertama kali melatih Madrid. Bahkan sebelumnya dia hanyalah pelatih tim junior Madrid. Akan tetapi sejarahnya, reputasi, dan statusnya yang legendaris di Real Madrid membuat semua pemain dan fans kagum padanya.

Di samping itu pekerjan Pochettino akan bertambah berat karena beberapa pemain Madrid sudah mulai dimakan usia. Bukan hanya Cristiano Ronaldo, ada Karim Benzema, Sergio Ramos, Luka Modric, Keylor Navas semuanya di atas 30 tahun. Ini sangat berbeda dengan melatih Spurs yang skuatnya masih rata-rata berusia 25 tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *