breaking news

Dikeluhkan Penggemar, Alasan UEFA Tunjuk Kiev

May 26th, 2018 | by bento bento
Dikeluhkan Penggemar, Alasan UEFA Tunjuk Kiev
Sport
0

Para penggemar Real Madrid dan Liverpool mempertanyakan keputusan UEFA yang menggelar final Liga Champions di Kiev, Ukraina. Menurut mereka, jarak ke Ukraina cukup jauh dari Eropa barat.

Selain itu, para penggemar juga mengeluhkan mahalnya harga akomodasi dan transportasi. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengakui jika pendukung Madrid telah mengembalikan 1000 tiket mereka karena alasan tersebut.

Dikutip dari Marca, hingga Kamis sore waktu setempat sebanyak 2500 lembar tiket belum terjual. Lantas siapakah yang memilih Ukraina sebagai tempat untuk menggelar final Liga Champions?

Pemilihan Kiev sebagai tempat menggelar final adalah warisan dari Presiden UEFA sebelumnya, yaitu Michel Platini. Venue Piala Super Eropa 2018 di Tallin, Estonia juga menjadi warisan terakhir dari Platini.

Selama masa kepimpinan Platini, ia mencoba untuk menggelar laga penting di berbagai pelosok di Benua Eropa. Kini di masa kepemimpinan Ceferin, ia akan lebih selektif lagi dalam memilih tempat untuk menggelar laga penting di kompetisi benua Eropa. UEFA ingin meminta jaminan kepada penyelenggara partai final.

Jaminan yang diminta adalah kemudahan akses ke kota penyelenggara. Selain itu, penyelenggara juga harus mempertimbangkan penduduk lokal untuk bisa menikmati laga final langsung di stadion.

Penghasilan rata-rata penduduk Ukraina sekitar €300. Mereka tidak sanggup untuk membeli harga tiket €70-€6700.

Namun UEFA juga tidak bisa mencegah kenaikan harga hotel yang luar biasa jelang laga final Liga Champions. Hal ini terjadi di Kiev, Ukraina di mana kenaikan harga hotel mencapai 10 kali lipat. Final Liga Champions antara Real Madrid vs Liverpool akan berlangsung, Sabtu, 26 Mei 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *