breaking news

Die Nati: Belakang Tangguh, Barisan Depan Mandul

June 16th, 2018 | by bento bento
Die Nati: Belakang Tangguh, Barisan Depan Mandul
Sport
0

MOSKOW – Targetnya sebenarnya tidak terlalu muluk. Target serupa di tahun-tahun sebelumnya. Masuk perempat final, baik di Piala Eropa, atau Piala Dunia. Hingga perjalanannya memasuki Golden Generation seperti sekarang ini, Die Nati, julukan Timnas Swiss, belum pernah mencapainya.

“Swiss tidak punya goal getter,” tukas Vincent Cavin, salah satu staf Vladimir Petkovic, pelatih Swiss. Ada banyak talenta, kata Cavin, tapi tidak terasah dengan betul. “Terlalu cepat merumput keluar negeri. Di sana, jika tidak cedera, ya kurang berani ambil risiko,” lanjutnya.

Sistem sosial masyarakat Swiss, masih kata Cavin, juga membentuk penyerang yang kurang tajam.

Seorang penyerang harus berani ambil risiko, kreatif dan berinsting. Masyarakat Swiss, kata Cavin, bukanlah masyarakat yang kreatif. Swiss senang rapi, teratur, terorganisasi. “Ini tak cocok untuk penyerang,” katanya.

Die Nati memiliki Haris Seferovic, Mario Gravanovic,Breel Embolo, dan Josip Drmic. Tak satupun hingga kini yang bisa diandalkan. Seferovic bahkan disuiti di Basel. Begitu juga Alex Frei, di kandangnya sendiri mendapatkan siulan serupa.

Konon, Petkovic tak ambil pusing dengan kondisi ini. Lebih penting, adalah kemenangan. “Sekarang ini penyerang membuat gerakan, dan lapisan kedua mencetak gol,” komentar salah satu wartawan Swiss. Terbukti memang dengan berhasilnya Ricardo Rodriguez, Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri atau Stephan Lichsteiner yang mencetak gol.

Di barisan belakang, terutama penjaga gawang, Swiss memiliki kekuatan matang. Ada Yann Sommer, yang sangat sulit ditaklukkan, ada Roman Burki, dan Thomas Hirz, yang ketrampilannya tidak banyak berbeda.

Tapi itu tadi, Die Nati tak pernah mencapai perempat final. Piala Dunia 2014 di Brasil, terhadang Argentina 0-1 di masa perpanjangan waktu. Piala Dunia 2006, terhadang Ukraina lewat adu pinalti. Melawan Brasil di partai perdananya Piala Dunia 2018, Die Nati diprediksikan tidak akan bisa berbuat banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *